Cita

by - Februari 07, 2018

"Mau apa? Lantas mau dibawah kemana hidupmu"? — sesederhana itu. Pertanyaan yang singkat. Tapi sebaliknya, yang selalu menjengkelkan adalah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan singkat itu. Selalu tidak ada yang sederhana dengan jawaban, meskipun hanya tentang penjumlahan satu ditambah satu.

Kita mengerti dengan baik bahwa setiap yang berawal pasti akan berakhir, paham sekali, sebab sekarang kita sedang berjalan diantara keduanya. Meskipun entah, sadar atau tidak bahwa kita sedang menjadi aktor dari pertunjukan besar itu. Duh, semoga tidak baru tersadar ketika tulisan ini terbaca, yaa.

Skenario sudah disiapkan olehNya. Setting cerita, waktu, tempat, tokoh, dan banyak hal lainnya juga demikian. Hanya saja, tetap kita sendiri yg menjalani. Iyaa, kita! Kita yang berjalan, Dia yang menyediakan jalannya.

🙂

You May Also Like

0 komentar